0


Normal
0
false
false
false
IN
X-NONE
X-NONE
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;
mso-fareast-language:EN-US;}
Kasus Penipuan TERJAHAT DAN Terbesar Abad ini? FAKTA TENTANG FLOURIDE

Sumber : health.dir.groups.yahoo.com/group/Dokter_Indonesia/message/2826





Flouride, yg selama ini digembar gemborkan baik untuk gigi dan
terdapat didalam setiap pasta gigi, ternyata melalui berbagai
penelitian yang dapat dipercaya dari berbagai belahan dunia terbukti
menunjukkan fakta yg sebaliknya. Tapi kenapa hal ini ditutup-tutupi?
AJAIB!

Sebelum anda membaca tulisan dibawah ini, yg mungkin anda tidak
percaya, lakukan ini: Masuk ke Google.com, lalu ketiklah kata kunci
Fluoride! Lalu anda (harusnya) akan terbelalak kaget.

Robert Carlton,Ph. D., mantan ilmuan EPA AS di ’Marketplace’
Perusahaan Broadcast Canada, pd 24 November 1992 menyebut Fluoridasi
adalah KASUS PENIPUAN ILMIAH TERBESAR DI ABAD INI!!! (situs:
anglicancommunion.org)

Prof. Albert Schatz Ph.D. (Ahli Mikrobiologi) Penemu Streptomycin
dan Pemenang Nobel: ’Fluoridasi adalah PENIPUAN TERJAHAT untuk
mengeruk keuntungan yg pernah dilakukan dan itu menelan korban lebih
banyak dari pada bentuk penipuan lainnya.’

Dr. Charles Gordon Heyd, Mantan Presiden Asosiasi Kesehatan
Amerika: ’Fluoride adalah RACUN YANG BISA MENGGEROGOTI; akan
menyebabkan DAMPAK yang SERIUS DLM JANGKA PANJANG.

Agustus 2002, BELGIA MENJADI NEGARA PERTAMA DI DUNIA yg MELARANG
penggunaan berbagai suplemen FLUORIDE, tablet, obat tetes, permen
karet, dll yg berfluoride DITARIK DARI PASARAN KARENA BERACUN dan
menyebabkan RESIKO BESAR bagi kesehatan fisik maupun psikologis.
Keputusan ini dikeluarkan Menteri Kesehatan Masyarakat Federal
(shirleys-wellness-cafe.com/#belgium)

FLUORIDE TIDAK MEMBERI EFEK MENYEHATKAN DALAM MENCEGAH KERUSAKAN
GIGI DAN TULANG PADA MANUSIA. Th 1990 Dr. John Colquhoun melakukan
penelitian pada 60.000 anak sekolah dan tidak menemukan perbedaan
kerusakan pada gigi antara yg menggunakan fluoride dan yg tidak,
bahkan itu ia menemukan sejumlah anak pada wilayah yg diberi
fluoride menderita keropos gigi yg disebut FLUOROSIS. 98% wilayah
Eropa Barat telah menolak fluoridasi air, termasuk Austria, Belgia,
Denmark, Prancis, Italia, Luxembourgh, Jerman, Belanda, Finlandia,
Swedia dan Norwegia.

Fluoride adalah zat kimia kunci dalam memproduksi BOM ATOM!!!
Fluoride sangat esensial untuk memproduksi Bom Uranium dan Plutonium
untuk membuat senjata nuklir selama Perang Dingin. Salah satu zat
kimia yg dikenal PALING BERACUN adalah FLUORIDE, yg muncul secara
cepat sebagai racun kimiawi dari program bom atom Amerika serikat,
baik untuk pekerjanya maupun masyarakat sekitar. (Situs
rvi.net/~fluoride/fluoride_teeth_atomic_bomb_.htm)

Isi dari Tube Pasta Gigi yg mengandung Fluoride ukuran keluarga
cukup untuk membunuh anak seberat 12 Kilogram!!! (situs all-
natural.com/fleffect.html)

Sebagian besar bangsa Eropa, termasuk Jerman, Belanda, Swedia, dan
Prancis MELARANG PENGGUNAAN FLUORIDE dalam tempat-tempat kesehat an
masyarakat. (situs chemtrailpatrol.com/cpr_fluoride_menu.htm)

Efek biologis Fluoride (dlm buku Flouride the Aging Factor-Dr.John
Yiamouyiannis):
- Gigi Fluorosis (keropos) merupakan tanda pertama kontaminasi
fluoride.
- kerusakan gigi (pada stadium lanjut-gigi bergaris-garis gelap
terlihat seperti lubang) dan gigi tanggal.
- penelitian di Cina, pemberian fluoride dg dosis rendah pun telah
menyebabkan berkurangnya kecerdasan pada anak-anak
- Penuaan Dini
- Aborsi Spontan
- Tulang yang rapuh
- Kanker,
- Fluoride bersifat Carcinogenic (PENYEBAB KANKER):


Departemen Kesehatan New Jersey mengkonfirmasi bhw terjadi
peningkatan 6.9% kasus tulang melengkung akibat kanker tulang pada
anak muda dalam komunitas yg menggunakan fluoride, dan peningkatan
5% dalam SEMUA JENIS KANKER dalam komunitas yg menggunakan Fluoride.
Dean Burk, Kepala Bagian Kimia Institut Kanker Nasional mengakui dlm
dengar pendapat dengan kongres, bahwa SEDIKITNYA 40.000 KEMATIAN
KARENA KANKER di tahun 1981 BERKAITAN DENGAN FLUORIDE! Burk
menyatakan bahwa FLUORIDE LEBIH MENYEBABKAN KANKER DAN MERUPAKAN
PENYEBAB TERCEPAT DARI PADA ZAT KIMIA LAINNYA.

Tapi selain yang dijelaskan buku itu, ternyata ada juga pengaruh
fluoride seperti dibawah ini:

- Tidak berfungsinya Thyroid. Diidentifikasi sbg hypothyroidism.
- Kerusakan pada sistem berpikir.
- Kebutaan (penelitian Moolenburgh mengenai air yg ditambah 1ppm
Fluoride)


- Penyakit Alzheimer-Jurnal Wall Street 28 okt 92 tentang penelitian
Varnier JA.,"tikus percobaan yg mengkonsumsi fluoride dengan dosis
tinggi berkembang dengan tahap yg tidak beraturan memiliki
karakteristik hewan yg telah PIKUN. Pengujian otak tikus-tikus pasca
percoba an mengungkap adanya SUBSTANSI SEL OTAK YANG HILANG dalam
struktur." (sightings.com/health/fluoridetruth.htm)


- Kemandulan.
Ilmuwan Administrasi Makanan dan Obat (FDA) melaporkan korelasi yg
erat antara menurunnya tingkat kesuburan perempuan kelompok usia 10-
49 dg meningkatnya penggunaan fluoride.


- Kerusakan Otak.
Fluoride menurunkan kapasitas kecerdasan manusia, terutama Anak-
anak. Tingkat kecerdasan anak-anak yg menggunakan fluoride SECARA
SIGNIFIKAN lebih rendah dari anak2 yg tidak diberikan fluoride. (Li,
X.S., Zhi, J.L., Gao, R. O., ’Efek pemberian Fluoride Terhadap
Tingkat Kecerdasan Anak-anak,’ Fluoride; 28:182-189, 1995).
Percobaan Dr. Phyllis Mullinex terhadap tikus menunjukkan efek
keracunan syaraf yg bervariasi pada setiap tahap kedewasaan, baik
hewan dewasa, hewan anak-anak, atau melalui placenta ketika bayi
masih didaalam perut. Sampel yg mendapatkan fluoride sebelum lahir
akan terlahir sebagai anak hiperaktif DAN AKAN TETAP SEPERTI ITU
SEPANJANG HIDUPNYA. Mereka yg diberi fluoride ketika berusia muda
menunjukkan aktivitas yang DEPRESIF. Tahun 1998 Guan et al. memberi
dosis yg sama dengan yg digunakkan Mullenix dan menemukan pada
percobaannya bahwa beberapa zat kimia kunci dalam otak, ZAT YG
MEMBENTUK SELAPUT SEL OTAK, pada tikus yg diberi Fluoride tidak
terlihat/ KOSONG.


- Keretakan pada tulang pinggul. Air minum yg mengandung Fluoride
akan menyebabkan KERETAKKAN TULANG PINGGUL 2 KALI LIPAT (200%!!!)
dari jumlah keretakkan tulang alami, baik pada laki2 maupun
perempuan. Bahkan tingkat yg sangat kecil dari Fluoride sejumlah 0.1
ppm pun tetap saja menunjukkan kenaikan angka statistic keretakkan
tulang pinggul yg signifikan (Bordeaux Penelitian JAMA 1994)


- Osteoporosis (keropos tulang), kerangka tulang tidak beraturan,
dan Arthritis (Asam Urat). Para ilmuwan EPA Washington mengumumkan
bahwa meningkatnya jumlah orang yg memiliki gejala ’carpal-tunnel’
dan sakit asam urat diakibatkan oleh proses fluoridasi dalam air
minum. Dan di India
Tengah, pencemaran fluoride pada air akibat sebuah penggalian yg
tidak melalui pengujian, menyebabkan PENDERITAAN ASAM URAT YANG
SERIUS PADA JUTAAN ORANG!!! Yang merupakan BENCANA NASIONAL.
(Manchester Guardian 9 July 1998). Pelayanan Kesehatan Masyarakat AS
telah
menyatakan bahwa fluoride membuat TULANG LEBIH RAPUH dan EMAIL GIGI
LEBIH MUDAH MENYERAPNYA (kandungan fluoride dlm pasta gigi)


- Penggunaan Fluoride selama masa kehamilan hingga setahun
meningkatkan 1% KETIDAK MAMPUAN BELAJAR pada anak-anak. (Penelitian
Universitas Florida Selatan)


- Flouride memiliki pengaruh negatif pada sistem syaraf dan sistem
kekebalan tubuh, dan pada anak-anak dapat mengarah pada kelelahan
kronis, IQ yg rendah, tidak mampu belajar, kelesuan dan depresi
(Situs bruha.com/fluoride/)


- Dr. Phyllis Mullenix dari Institut Penelitian Forsyth Universitas
Harvard (Institut penelitian gigi) menerbitkan sebuah penelitian yg
menunjukkan bhw FLUORIDE LEBIH EFEKTIF DARI PADA TIMAH DLM
MENURUNKAN TINGKAT IQ pada anak-anak. (situs naturalrearing.com)


- Penelitian kanker oleh Program Toxicology Nasional melaporkan
sampel yg diberi fluoride memiliki TUMOR THYROID, TUMOR RONGGA
MULUT, DAN TUMOR HATI YANG SEBENARNYA JARANG TERJADI.


- Penelitian baru2 ini di Jurnal Penelitian Otak mendapati 1 ppm
fluoride dalam air akan meningkatkan kandungan alumunium dalam otak
tikus percobaan dan memproduksi sejenis zat yg merusak otak (amyloid
deposits) berhubungan dengan penyakit Alzheimers dan jenis2 lain
dari kegilaan.


- Penelitian selanjutnya terhadap binatang percobaan mendapati
fluoride dapat menghambat kelenjar pineal yg memproduksi melatonin,
hormon yg membantu mengatur berbagai perubahan pada masa pubertas.
Dlm penelitian ini, hewan yg diberi fluoride berkurang tingkat
metabolisme melatoninnya dlm air seni mereka, dan lebih awal
mengalami perubahan2 masa pubertas.
(mercola.com/2002/jan/30/flouridation_facts.htm)


- TUMOR TULANG ditemukan pada hewan percobaan SEBAGAI REAKSI
LANGSUNG PEMBERIAN FLUORIDE. (Program Nasional Pemerintah Federal AS-
bagian DEPKES dan Pelayanan Masyarakat th 1990)



Dikirim pada 09 Juni 2010 di KESEHATAN


Normal
0
false
false
false
MicrosoftInternetExplorer4
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin:0cm;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:"Times New Roman";
mso-ansi-language:#0400;
mso-fareast-language:#0400;
mso-bidi-language:#0400;}
Bahaya Pemanis Buatan Aspartame Tak Kalah dengan Formalin

Sumber: healindonesia.wordpress.com/2008/10/04/bahaya-pemanis-buatan-aspartame-tak-kalah-dengan-formalin/



Aspartame adalah nama umum dari produk yang bernama NutraSweet, Equal, Spoonful, dan Equal-Measure. Aspartame atau pemanis buatan, biasa ditemukan sebagai bahan pemanis dalam beberapa makanan dan minuman disekitar kita. Namun banyak orang belum mengetahui efek samping negatif dari aspartame yang tidak bisa disepelekan sama dengan makanan yang mengandung formalin.

.

Efektif Mengenyahkan Serangga

Coba Anda membeli produk makanan ringan terkenal atau membeli minuman yang manis rasanya di supermarket, terus perhatikan labelnya, akan tercantum nama aspartame di sana. Selain itu, para profesional kesehatan juga menganjurkan aspartame sebagai gula yang aman bagi penderita diabetes. Namun, tahukah Anda bahwa aspartame ternyata efektif digunakan sebagai racun semut.

Pernah terjadi, seseorang memiliki masalah hama semut di kamar mandinya. Sadar akan pengaruh aspartame sebagai bahan kimia yang beracun, suatu hari dia menaburkan aspartame di tiap pojok kamar mandinya. Ternyata usahanya berhasil. Dia tidak melihat semut-semut ada di kamar mandinya lagi.

Aspartame juga efektif untuk mengenyahkan masalah semut merah (biasanya tidak mempan dengan berbagai racun). Tidaklah heran jika aspartame bekerja bak racun serangga, karena asam asparctic yang terkandung dalam produk beracun telah terbukti bersifat exitotoxin yang menyebabkan sel-sel otak menjadi cepat mati, sama seperti yang terjadi dengan kasus semut-semut tadi.

.

Efek Merusak pada Manusia Tak Kalah dengan Formalin

Jika tadi adalah contoh efek negatif aspartame terhadap semut, berikut adalah penuturan para ahli mengenai efek negative aspartame bagi manusia yang cukup mengerikan dan tak kalah dengan bahayanya formalin.

“Aspartame (NutraSweet) merusak secara pelan-pelan dan tak terasa bagi tubuh dan itulah alasan mengapa kita harus menghindarinya. Akan diperlukan satu tahun, lima, 10 atau 40 tahun, tapi dalam jangka panjang akan nampak perubahan yang menyebabkan penyakit ringan maupun berat. Aspartame punya efek yang mendalam pada mood seseorang, kecemasan, pusing, kepanikan, mual, iritabilitas, gangguan ingatan dan konsentrasi.” Ralph Walton, M.D

“Saya telah mengamati adanya masalah kerusakan intelektual yang berat sehubungan dengan penggunaan produk-produk aspartame. Biasanya bermanifestasi dalam susah membaca dan menulis, susah mengingat, sering lupa waktu, tempat bahkan orang lain yang pernah dia kenal. Banyak efek dari aspartame begitu serius termasuk kejang-kejang dan kematian. Efek lainnya yaitu: sakit kepala/migraine, pusing, sakit persendian, mual, mati rasa, kejang otot, kegemukan, gatal-gatal, depresi, kelelahan, lekas marah, tachycardia, insomnia, kebutaan, ketulian, jantung berdebar, sesak nafas, kecemasan, gangguan berbicara, kehilangan indra pengecap, telinga berdengung, vertigo, dan lupa ingatan.” H. J. Roberts, M.D.

.

Link referensi:

http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2006/09/05/got-an-ant-problem-use-aspartame.aspx

http://proliberty.com/observer/20060612.htm

http://www.newswithviews.com/NWVexclusive/exclusive27.htm

http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2004/01/07/aspartame-disease-part-two.aspx



Dikirim pada 16 Mei 2010 di KESEHATAN


/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;}
Bahaya Pengharum Ruangan







Senin, 7 Desember 2009 | 16:36 WIB

KOMPAS.com - Tak semua pengharum ruangan ternyata aman bagi kesehatan. Ada yang bisa membuat pusing, mual, hingga muntah. Bahkan pewangi tertentu bisa mengganggu pertumbuhan janin!

Pemakaian produk apa pun yang merupakan zat-zat kimia, bila berlebihan atau berkontak langsung melalui sistem pernapasan, akan menimbulkan gangguan pada fungsi sistem saraf. Demikian dikemukakan Dr. rer. Nat. Budiawan dari Puska RKL (Pusat Kajian Risiko dan Keselamatan Lingkungan).

Contohnya, pingsan dan gangguan sistem pernapasan. Begitu juga jika kontak dengan kulit. Bahan pewangi organik dapat dengan mudah terserap melalui kulit dan menyebabkan efek pada kulit seperti iritasi dan dermatitis. Meskipun komponen zat kimia aktif yang dikandung tiap pewangi berbeda-beda. Itulah mengapa efek bahayanya bisa berbeda-beda tergantung pada komposisi dan bahan aktif aromanya.

Di pasaran ada berbagai jenis pewangi. Ada yang padat (biasanya pewangi yang diperuntukkan untuk toilet dan lemari), ada yang cair, gel dan ada juga yang semprot. Sementara penggunaannya, ada yang digantungkan, ada yang diletakkan begitu saja, atau ditempatkan di bibir AC maupun kipas angin.

Menurut Budiawan, bahaya pewangi umumnya tergantung pada jenis/bentuknya maupun pewangi dan komponen-komponen kimia aktif yang terkandung di dalamnya, disamping faktor pengaruh lain, seperti jalur paparannya. Dari segi bentuk, sediaan yang mudah menguap (aerosol) lebih berisiko bagi tubuh, terutama jika terjadi kontak langsung melalui sistem pernapasan. Namun demikian kontak yang terjadi melalui kulit pun bukan tak berisiko mengingat zat pewangi akan begitu mudah memasuki tubuh.

Asal tahu saja, di pasaran ada 2 jenis zat pewangi, yakni yang berbahan dasar air dan berbahan dasar minyak. Pewangi berbahan dasar air umumnya memiliki kestabilan aroma (wangi) relatif singkat (sekitar 3-5 jam). Itulah mengapa pewangi berbahan dasar air relatif lebih aman bagi kesehatan dibandingkan pewangi berbahan dasar minyak. Memang, pewangi berbahan dasar minyak lebih tahan lama sehingga harga jualnya bisa lebih mahal. Pewangi jenis ini biasanya menggunakan beberapa bahan pelarut/cairan pembawa, di antaranya isoparafin, diethyl phtalate atau campurannya.

Sementara jenis pewangi yang disemprotkan umumnya mengandung isobutane, n-butane, propane atau campurannya. Untuk bentuk gel disertai kandungan bahan gum. Adapun zat aktif aroma bentuk ini umumnya berupa campuran zat pewangi, seperti limonene, benzyl acetate, linalool, citronellol, ocimene, dan sebagainya.

Menurut Budi, bagi prinsipnya semua zat pewangi tersebut berisiko terhadap kesehatan. Terutama pada mereka yang berada pada kondisi rentan, seperti ibu hamil, bayi, dan anak, ataupun orang yang sangat sensitif terhadap zat-zat pewangi. Sayangnya, baru sekitar 80% zat pewangi belum teruji keamanannya terhadap manusia. Di sinilah kewaspadaan konsumen betul-betul dituntut. Ada pun pewangi yang sudah dilarang The International Fragrance Association (IFRA) di antaranya pewangi yang mengandung musk ambrette, geranyl nitrile, dan 7-methyl coumarin. Sedangkan yang berbentuk gel dilarang bila mengandung zat-zat pengawet yang berbahaya bagi kesehatan, seperti formaldehyde dan methylchloroisothiozilinone. Jadi, tidak semua pewangi memberi efek negatif bagi kesehatan. Artinya, kita masih bisa menggunakan pewangi yang beredar di pasaran.

Hindari Sinar Matahari

Secara kasat mata mungkin sulit untuk mengetahui mana pewangi yang aman dan mana yang berbahaya. Sebagai tindak pencegahannya, konsumen harus cerdik memilih pewangi dengan merek terdaftar/teregistrasi. Dengan demikian keamanannya minimal cukup terjamin di bawah lembaga pengawas/pemberi izin. Tentu saja demi keamanan konsumen, badan pengawas harus benar-benar mengontrol peredaran pewangi ini. Terlebih terhadap pewangi dengan kandungan zat-zat tertentu yang memang diketahui berisiko bagi kesehatan. Mengapa hal ini perlu ditekankan? Tak lain, tegas Budi, pihak produsen kerap tidak mau mencantumkan pada kemasan mengenai komposisi bahan-bahan dalam pewangi yang diproduksinya.

Padahal semestinya produsen pewangi menyadari pentingnya keamanan bagi konsumen. Produsen yang seperti ini tentu akan menggunakan zat-zat yang benar-benar sesuai dengan mengikuti aturan lembaga pengawas dan perizinan terkait, dalam hal ini BPOM/Depkes. Atau sekurang-kurangnya mengikuti apa yang ditetapkan lembaga Internasional IFRA. Dengan begitu, pewangi yang mereka produksi dan edarkan pastilah memiliki kompetensi terhadap zat pewangi yang diizinkan.

Untuk konsumen awam, Budi menganjurkan agar senantiasa cermat membaca label atau registrasi produk. Selain itu, gunakan pewangi seperlunya saja sesuai kebutuhan. Menggunakannya pun jangan berlebihan sambil selalu mengedepankan kehati-hatian dalam memilih produk. Jangan lupa untuk menyimpannya jauh dari jangkauan anak-anak, terutama balita. Yang tak kalah penting untuk diperhatikan, hindari produk pewangi dari kontak langsung dengan sinar matahari guna mencegah terjadinya perubahan kimiawi. Itulah mengapa hindari area yang langsung terpapar sinar matahari sebagai tempat penyimpanan pengharum.

Ganggu Pertumbuhan Janin

Pewangi dapat saja memicu gangguan pernapasan ataupun asma, sakit kepala hingga kemungkinan gangguan pertumbuhan janin pada ibu hamil. Tapi hal ini akan terjadi jika memakai zat pewangi yang sudah dilarang penggunaannya sebagaimana yang direkomendasikan.

Hindari Pemakaian Kamper dari Kebutuhan Bayi

Menurut Budi, berdasarkan hasil studi terdahulu (WHO), jika zat kamper (naftalen) kontak langsung pada bayi secara perkutan (penyerapan melalui kulit) dan paparannya sering serta berlebihan dalam penggunaaannya, dapat menyebabkan peningkatan kadar billirubin dalam darah yang dapat mengganggu sistem saraf pusat.

Lebih Aman "si Penyerap"

Sebenarnya, tegas Budiawan, asalkan komponen zatnya sesuai fungsinya, maka antibau sebenarnya sudah memadai untuk dimanfaatkan. Antibau ini biasa kita lantaran kemampuannya menyerap bau dan kelembapan udara di kamar, mobil, maupun kulkas. Pada prinsipnya, zat antibau bekerja dengan cara menyerap zat-zat penyebab bau dan kandungan air di dalam udara. Kandungan zat antibau ini biasanya berupa karbon aktif, silika gel atau bahan sejenis polimer dan kadang ditambahkan pula zat pewangi. Itulah sebabnya, dilihat dari segi keamanannya, produk jenis ini lebih aman daripada pengharum/pewangi.

"Produk ini mekanisme kerjanya hanya menyerap. Sedangkan pewangi mekanisme kerja zatnya melepaskan zat pewangi." Hanya saja agar penggunaannya efektif, perhatikan benar masa pakainya. Soalnya, zat antibau bekerja berdasarkan penyerapan dan memiliki kapasitas terbatas. Artinya, bisa mencapai tingkat kejenuhan.

Beberapa produk memberi indikator khusus tanda sudah jenuh. Misalnya ada perubahan warna dari warna asalnya atau menunjukkan indikasi lainnya. Jika sudah jenuh mau tidak mau harus diganti. Meski tidak tertutup kemungkinan ada beberapa produk zat penyerap yang tetap masih bisa digunakan sekalipun sudah jenuh. Caranya? Lebih dulu dengan mengaktifkannya kembali lewat pemanasan oven dengan suhu mencapai sekitar 105 derajat Celcius hingga kembali ke keadaan semula.

(Gazali Solahuddin/ Tabloid Nakita)


Editor: acandra

Sumber : www.tabloid-nakita.com









Dikirim pada 13 Desember 2009 di KESEHATAN
Profile

aku hidup di dunia ini hanya karena karunia ALLAH semata.alhamdulillah aku dilahirkan sebagai manusia,bkn hewan,menjadi muslim,bkn kafirin,dengan tubuh sempurna,tidak cacat.segala puji bagi ALLAH atas semua ini. More About me

Page
BlogRoll
Statistik
    Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 639.285 kali


connect with ABATASA