0


/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;}
8 Langkah untuk Memenangkan Hati Si Pemalu

Rabu, 30/12/2009 | 16:55 WIB
KOMPAS.com - Anda baru saja berkenalan dengan seorang pria yang manis. Anda merasa nyaman dan "nyambung", ia pun sepertinya membalas perasaan Anda. Tetapi, kok sepertinya ia tidak memberikan respons seperti yang Anda harapkan ya? Bahkan cenderung datar. Apa yang salah? Setelah ditelisik, ternyata memang kepribadiannya yang seperti itu. Ia termasuk pria pemalu. Bagaimana caranya memenangkan hati si pemalu?

Coba tips berikut:

1. Masuki elemennya
Cari tahu apa yang menjadi kesukaan dan hobinya. Temuilah dia di sana. Jika ia senang berolahraga, coba sesekali tonton ia ketika ia bertanding atau berlatih. Jika ia suka bermain game, coba temani. Ketika ia sedang berada dalam elemennya, atau saat ia melakukan hal yang dikuasainya, ia akan berada dalam tingkat karisma dan kepercayaan diri yang tertinggi. Garis besarnya: Ia akan merasa diberdayakan dan diingini. Ketika kepercayaan dirinya tinggi, ia akan merasa lebih leluasa untuk membuat Anda tertarik padanya.

2. Beri pujian
Coba berikan pujian untuk hal-hal baru yang ada di dirinya. Atau sesekali ungkapkan padanya apa yang Anda sukai dari dirinya, beri pujian yang spesifik. Misal, "Tulisanmu di blog tentang puisi Sapardi Djoko Damono kemarin sangat menyentuh." Ketika Anda melakukan hal ini, maka Anda membangun harga dirinya dan membuatnya ingin berbagi lebih banyak tentang topik tersebut. Bahkan ada kalanya ia akan sedikit berbangga diri di hadapan Anda.

3. Sebut namanya
Dalam perbincangan, usahakan untuk menyebut namanya, ini akan membuatnya menyadari bahwa Anda menganggap ia penting. Ia akan lebih cepat merasa terikat jika Anda memanggil namanya.

4. Tanyakan pertanyaan terbuka
Contohnya: "Kenapa kamu bisa tertarik dengan pekerjaan yang sekarang?" atau, "Apa yang membuatmu pindah dari Surabaya ke Jakarta?" Pertanyaan-pertanyaan semacam ini akan membuatnya bercerita tentang siapa dirinya. Dengan begini, ia akan merasa lebih dikenal dan nyaman untuk bisa bersama dengan Anda.

5. Minta pertolongannya
Pria lajang suka membantu wanita. Mereka secara biologis terprogram seperti itu. Misalkan ada barang-barang Anda yang butuh perbaikan, dan Anda tahu barang itu bisa ia perbaiki, coba minta bantuannya. Jika ia mampu dan ia senang melakukannya, ia akan merasa lebih terhubung dengan Anda. Tanyakan apa yang ia pikirkan tentang kerusakannya untuk membuatnya bicara lebih banyak. Ketika menjadi orang yang "membantu", ia akan lebih mudah untuk membagi pikirannya dengan Anda.

6. Pertanyaan umum tapi penting
Pertanyaan-pertanyaan umum, seperti makanan kesukaannya, hobinya, atau film kesukaannya. Ketika Anda menemukan kesamaan dalam satu bidang, akan lebih mudah untuk menawarkannya melakukan kegiatan tersebut bersama. Pria semenarik apapun, jika pemalu, akan takut setengah mati untuk memulai gerakan pertama. Akan lebih mudah untuk mencoba mengajaknya terbuka ketika Anda tahu kesamaannya dengan Anda.
Ketika Anda dan dia sudah memiliki kesamaan kesukaan, Anda dan ia akan secara instan lebih mudah terikat. Dari sini Anda pun bisa mengukur ketertarikannya kepada Anda. Jika Anda sudah membuka pintu selebar-lebarnya tapi ia belum berani masuk, maka Anda tahu bahwa ia belum tertarik dengan Anda.

7. Ketika akan berpisah, ucapkan salam
Ketika akan berpisah, jangan lupa ucapkan kata-kata, "Senang bisa pergi sama kamu, kapan-kapan ketemuan lagi ya." Ini adalah ucapan yang tidak terlalu mengancam dan memalukan, tapi sekaligus menunjukkan bahwa Anda tertarik padanya. Jika ia merespons dengan positif sambil tersenyum, mengangguk, atau berkata "ya", ia mungkin merasa ketertarikan yang sama dengan Anda.
Garis bawahnya, dengan pria pemalu, Anda harus mau untuk lebih memulai gerakan. Namun perlu diingat, untuk semua "gerakan" yang Anda mulai duluan, ia harus memberikan respons positif. Jika tidak, segeralah akhiri, karena Anda tak ingin terjebak dalam fantasi dan terus-terusan mengharap ia akan tertarik pada Anda... suatu hari nanti. Ia bukanlah satu-satunya pria di dunia ini, Anda patut merasakan cinta dari orang yang bisa dan mampu membalas cinta Anda.

NAD
Editor: din

Sumber: female.kompas.com/read/xml/2009/12/30/1655588/8.langkah.untuk.memenangkan.hati.si.pemalu


Dikirim pada 11 Januari 2010 di KHUSUS BUAT PARA AKHWAT TERCINTA


/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;}
4 Cara untuk Nyambung dengan Orang Lain

Jumat, 25/12/2009 | 06:27 WIB

KOMPAS.com - Bagi sebagian orang, khususnya yang pemalu, untuk bisa “nyambung" dengan orang lain bukanlah hal yang mudah. Apalagi jika baru bertemu dengan orang baru. Rasanya lebih baik mengerjakan setumpuk tugas ketimbang harus memulai basa-basi. Menjelang akhir tahun, akan ada banyak undangan dan pertemuan dengan kerabat atau kolega tapi Anda bingung bagaimana caranya untuk bisa bersosialisasi dengan orang-orang yang belum terlalu Anda kenal? Coba simak trik berikut:

1. Ciptakan kontak mata. Dalam buku How to Instantly Connect With Anyone, karangan Leil Lowndes mengatakan bahwa kontak mata menggambarkan “kejujuran, hormat, ketertarikan, kecerdasan, keterbukaan, dan kepercayaandiri. Namun, yang membuat kontak mata cukup berkualitas adalah; lamanya. Anda butuh memandang mata seseorang cukup lama untuk bisa benar-benar berkoneksi dengannya, bukan pandangan selintas lalu.

Anda harus menatap mata seseorang cukup lama untuk benar-benar bisa berkoneksi dengannya. Lowndes memberi strategi mudah untuk mempertahankan kontak mata. Caranya, perhatikan bentuk mata si lawan bicara, hitung berapa kali ia mengedip, ingat bentuknya, atau bentuk asimetri matanya.

2. Gunakan sentuhan yang “hampir”. Menyentuh lengan seseorang atau pundaknya merupakan teknik merayu standar. Menyentuh seseorang merupakan pertanda adanya kenyamanan dan kesamaan minat. Lowndes menyarankan untuk melakukan hal yang lain jika Anda tidak ingin orang yang Anda ajak bicara merasa dilanggar privasinya. Anda bisa mencoba gerakan “hampir” sentuh. Julurkan tangan Anda seakan akan menyentuhnya, namun berhentilah sebelum menyentuhnya. Untuk pria, gerakan ini akan membuatnya berandai mengira-ngira apa arti gerakan itu, sementara untuk wanita, ia akan menganggap gerakan ini sebagai bentuk afeksi tapi tak bisa menuduh Anda untuk melanggar batasan pribadinya.

3. Antusias dan bersemangat hingga satu titik. Bagaimana Anda menyamakan ketertarikan dengan seseorang tanpa terlihat berlebihan? Biarkan orang lain bicara terlebih dulu, lalu samakan tingkat antusiasmenya. Dengan begini Anda tak terlihat tak tertarik atau putus asa. Ini akan berhasil untuk orang yang pertama kali Anda temui.

4. Ciptakan impresi akhir yang baik. Cara Anda mengucapkan selamat tinggal bisa jadi akan lebih penting daripada cara Anda mengucapkan halo. Studi menunjukkan bahwa ketika diminta mengingat suatu insiden, mereka lebih sering untuk mengingat apa yang mereka rasa di akhirannya ketimbang di pertengahannya. Untuk menciptakan kesan yang baik, Lowndes menyarankan untuk tidak hanya menyampaikan salam perpisahan, tapi ucapkan satu kalimat perpisahan penuh dengan nama si orang tersebut diselipkan di dalamnya. Misal, “Senang bisa kenalan dengan Anda, Linda.” Atau, “Ami, terima kasih untuk ngobrol-ngobrolnya, sampai ketemu lagi, ya.” Cobalah untuk bersikap hangat dan bicara dengan energi yang kurang lebih setara dengan ketika Anda mengucapkan “halo” di pertama kali.

NAD
Editor: NF
Sumber: female.kompas.com/read/xml/2009/12/25/06274746/4.cara.untuk.nyambung.dengan.orang.lain





Dikirim pada 31 Desember 2009 di KHUSUS BUAT PARA AKHWAT TERCINTA
Awal « 1 » Akhir
Profile

aku hidup di dunia ini hanya karena karunia ALLAH semata.alhamdulillah aku dilahirkan sebagai manusia,bkn hewan,menjadi muslim,bkn kafirin,dengan tubuh sempurna,tidak cacat.segala puji bagi ALLAH atas semua ini. More About me

Page
BlogRoll
Statistik
    Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 648.279 kali


connect with ABATASA