0
Dikirim pada 19 April 2010 di HIDAYAH2

Manusia Itu Menyukai Neraka

Sumber: Buletin Jum’at “HIDAYAH”, edisi 201 tanggal 16 april 2010. Situs: www.hidayah.co.nr

Ketua sebuah pengajian meminta maaf kepada penceramah karena jamaah yang hadir dalam pengajian tersebut tidak banyak. Ia semula mengharapkan agar jamaah yang datang dapat mencapai ribuan orang, tetapi ternyata hanya ratusan orang. Ia khawatir apabila penceramah kecewa dengan jumlah yang sedikit itu.

Apa komentar penceramah tersebut?

Ia justru bersyukur dan tidak merasa kecewa.

Katanya,

“Memang calon penghuni surga itu

jumlahnya lebih sedikit dibanding calon penghuni neraka.”

Ia pernah membaca koran bahwa di Ancol diadakan pagelaran maksiat. Yang hadir dalam pesta kemungkaran itu mencapai 700 ribu orang. Kendati pesta itu dimulai jam delapan malam, pengunjung sudah mulai datang sejak jam satu siang.

Penceramah kemudian bertanya kepada para hadirin,

“Apakah ada pengajian yang dihadiri oleh 700 ribu orang?”

Hadirin pun serentak menjawab, “Tidak ada.”

Ia kemudian bertanya lagi,

“Adakah pengajian yang dimulai jam delapan malam, tetapi jamaahnya sudah datang jam satu siang?”

Hadirin kembali serentak menjawab, “Tidak ada.”

Penceramah kemudian berkata,

Itulah maksiat dan inilah pengajian.

Kalau ada pengajian dihadiri oleh ratusan ribu orang, boleh jadi pengajian itu bermasalah.”

 

Ia juga mencontohkan, dakwah nabi Nuh As. Beliau berdakwah selama hampir seribu tahun, tetapi pengikut beliau hanya 40 orang.

“Karena itu, kalau yang datang di pengajian ini mencapai ratusan orang, itu sudah sangat bagus.

Dan begitulah calon-calon penghuni surga.” tambahnya.

 

Lebih jauh, ustadz yang masih muda itu menyampaikan sebuah hadis tentang apa yang terjadi pada hari kiamat.

Dalam hadis shahih yang diriwayatkan oleh Imam Muslim,

Nabi Muhammad SAW menyatakan bahwa nanti pada hari kiamat, Nabi Adam As. akan dipanggil oleh Allah SWT untuk memisahkan anak-cucunya, mana yang akan masuk surga dan mana yang akan masuk surga.

“Ternyata,” kata Nabi Muhammad SAW selanjutnya,

“Dari seribu anak Adam, 999 (sembilan ratus sembilan puluh sembilan) masuk neraka dan hanya satu yang masuk surga.”



Dikirim pada 19 April 2010 di HIDAYAH2
comments powered by Disqus
Profile

aku hidup di dunia ini hanya karena karunia ALLAH semata.alhamdulillah aku dilahirkan sebagai manusia,bkn hewan,menjadi muslim,bkn kafirin,dengan tubuh sempurna,tidak cacat.segala puji bagi ALLAH atas semua ini. More About me

Page
BlogRoll
Statistik
    Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 648.249 kali


connect with ABATASA