0


/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;}

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;}

TIPS ALAMI MENGOPTIMALKAN KUALITAS TIDUR ANDA :

· Lakukan olahraga secara teratur minimal 2 hari 1x dengan target bisa berkeringat. Bila Anda sering sulit tidur, lakukan kegiatan ini pada sore hari agar relaksasi otot mudah terbentuk di malam harinya untuk memudahkan rasa kantuk.

· Hindari minum banyak menjelang tidur, tapi minumlah dua atau empat jam sebelum tidur, agar ketika tidur tidak terganggu oleh rasa ingin buang air kecil di malam hari.

· Hindari makanan padat pada malam hari. Sebaiknya empat jam sebelum tidur sudah berhenti makan. Kalau menjelang tidur masih terasa lapar, sebaiknya makan buah-buahan saja. Kebiasaan makan makanan padat menjelang tidur, akan mengganggu kualitas tidur, dan pengolahan makanan pun tidak bisa diolah dengan baik ketika waktu tidur. Karena ketika tubuh istirahat malam hari, yang seharusnya energi tubuh dipakai maksimal untuk melakukan perbaikan jaringan yang rusak, ia justru tidak melakukannya secara maksimal karena sebagian terkuras untuk mengolah makanan. Akibatnya, kita sering merasa tidur tidak selalu segar ketika bangun. Malah badan terasa pegal-pegal.

· Selalu berdoa dan mengakhiri aktivitas kita dengan senyuman sebelum tidur. Ajaklah tubuh kita tersenyum walau cuma beberapa saat menjelang tidur. Hal itu akan memperbaiki kualitas tidur kita.



Sumber: “Be Your Own Doctor! Tubuh Anda adalah Dokter Terbaik.

Oleh DR. Husen A. Bajry, M.D., Ph.D. 2008 Jilid 1. Hal.30-31.

Bandung: Hayati Qualita”



Dikirim pada 23 November 2009 di KESEHATAN


/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;}
KEUTAMAAN IBADAH KURBAN

Dari Aisyah radhiyallahuanha (ra.) bahwa Nabi Muhammad SAW. Bersabda, artinya, Tidaklah anak cucu Adam mengerjakan sesuatu amalan yang lebih disenangi Allah pada hari qurban daripada mengucurkan darah (menyembelih binatang qurban). Sesungguhnya hewan itu akan datang pada hari kiamat kelak dengan tanduk, bulu, dan kukunya. Dan sesungguhnya sebelum darah qurban itu menyentuh tanah, ia (pahalanya) telah diterima di sisi Allah, maka beruntunglah kalian semua dengan (pahala) qurban itu. (HR. Tirmidzi)



Hukumnya

Ibadah qurban adalah sunnah muakkadah (sunnah yang sangat ditekankan). Bagi yang mampu melakukannya, lalu meninggalkan ibadah itu, maka ia dihukumi makruh. Berdasarkan pada hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, bahwa Nabi SAW. Pernah berqurban dua kambing kibasy yang sama-sama berwarna putih kehitam-hitaman, bertanduk. Beliau sendiri yang menyembelih qurban tersebut, dan membacakan nama Allah serta bertakbir (waktu memotongnya).



Berqurban menjadi wajib karena dua hal:

1. Bagi seseorang yang bernadzar untuk melakukannya. Berdasarkan sabda Rasulullah SAW, artinya, Barangsiapa yang bernadzar untuk mentaati Allah, hendaknya ia melakukannya. (HR. Al-Bukhari)

2. Bahwa seseorang mengatakan, Ini milik Allah atau ini binatang qurban. Menurut Imam Malik, jika waktu membeli diniatkan untuk diqurbankan, maka hukum menyembelihnya menjadi wajib.



Udhhiyah (Binatang Qurban)

Berasal dari kata al-udhhiyah dan adh-dhahiyyah yaitu hewan sembelihan seperti unta, sapi, kambing, yang disembelih pada Hari Raya Qurban dan hari-hari tasyriq (tanggal 11,12,13 Dzulhijjah) dalam rangka mendekatkan diri (taqarrub) kepada Allah SWT.



Binatang yang Diperbolehkan untuk Qurban

Binatang yang boleh diqurbankan adalah unta, sapi, dan kambing. Selain ketiga itu tidak diperbolehkan (QS Al-Hajj (22): 34). Dianggap memadai berqurban dengan domba yang berumur setengah tahun, kambing jawa yang berumur satu tahun, sapi yang berumur dua tahun, unta yang berumur lima tahun. Tidak ada perbedaan jantan dan betina.



Yang Tidak Boleh Disembelih sebagai Hewan Qurban

Tidak boleh berqurban dengan hewan yang buta sebelah matanya, hewan yang kurus yang tidak mempunyai lemak, yang pincang dan yang sakit. Al-Barra bin Azib bercerita, Rasulullah berdiri di tengah-tangah kami seraya bersabda, artinya, Empat macam yang tidak boleh terdapat pada hewan Qurban yaitu buta sebelah matanya yang benar-benar nyata kebutaannya, sakit yang benar-benar nyata sakitnya, pincang yang benar-benar nyata kepincangannya, dan yang kurus yang tidak berlemak. (HR. Abu Dawud dan Hakim dengan isnad shahih)



Waktu Penyembelihan

Waktu penyembelihan hewan qurban adalah setelah shalat Iedul Adhha. Rasulullah SAW. Bersabda, artinya, barangsiapa menyembelih (hewan qurban) sebelum shalat (Iedul Adhha), maka hendaklah ia mengulanginya. (Muttafaqunalaih dari Anas bin Malik Radhiyallahuanhu)

Sedangkan akhir waktu penyembelihan adalah hari terakhir dari hari terakhir dari hari-hari tasyriq (tanggal 11,12,13 Dzulhijjah)



Bergabung dalam Berqurban

Di dalam berqurban diperbolehkan bergabung, jika binatang qurban berupa unta atau sapi, yakni untuk tujuh orang.

Diriwayatkan oleh Jabir Radhiyallahuanhu, ia berkata, Kami bersama dengan Nabi di Hudaibiyah, seekor unta untuk tujuh orang, begitu juga sapi. (HR. Muslim, Abu Dawud, dan At-Tirmidzi).

Wallahu A’lam.



Sumber: “Buletin Keluarga SAKINAH, Lembaga Amil Zakat Nasional Dompet Peduli Ummat Daarut Tauhiid, No.32, Th.II, November 2009 M, Dzulqa’dah 1430 H.”



Dikirim pada 22 November 2009 di HIDAYAH2


/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;}

BERMATA TAPI TAK MELIHAT

Lagu: Jaka Bimbo & Sam Bimbo
Lirik: Taufiq Ismail







Bermata tapi tak melihat
Bertelinga tapi tak mendengar
Bermulut tapi tak menyapa
Berhati tapi tak merasa

Berharta tapi tak sedekah
Berbenda tapi tak berzakat
Berilmu tapi tak beramal
Berjalan tapi tak terarah

Semoga kita terhindar
dari hal-hal yang demikian
Semoga kita menjauh
dari sifat yang demikian

Beramal tapi kurang ikhlas
Berjanji tapi suka lupa
Bergunjing hampir tiap hari
Berkata sering menyakitkan

Bermata tapi tak melihat
Bermata tapi tak melihat






Dikirim pada 18 November 2009 di SAY WITH LYRICS


/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;}
Pemahaman Islam, Iman, dan Ihsan



Umar bin Khattab ra. berkata,

“ Suatu ketika kami (para sahabat) duduk di dekat Rasulullah saw. Tiba-tiba muncul kepada kami seorang lelaki mengenakan pakaian yang sangat putih dan rambutnya amat hitam. Tak terlihat padanya tanda-tanda bekas perjalanan dan tak ada seorang pun di antara kami yang mengenalnya.

Ia segera duduk di hadapan Nabi, lalu lututnya disandarkan kepada lutut nabi dan meletakkan kedua tangannya di atas kedua paha Nabi, kemudian ia berkata,

‘Hai Muhammad! Beritahukanlah kepadaku tentang Islam’.

Rasulullah saw. menjawab,

‘Islam adalah engkau bersaksi tidak ada Tuhan melainkan Allah dan sesungguhnya Muhammad adalah Rasul Allah, menegakkan shalat, menunaikan zakat, berpuasa di bulan Ramadhan dan engkau menunaikan haji ke Baitullah jika engkau telah mampu melakukannya’.

Lelaki itu berkata, ‘Engkau benar’.

Maka kami heran; ia yang bertanya ia pula yang membenarkannya.

Kemudian ia bertanya lagi, ‘Beritahukanlah kepadaku tantang iman’.

Nabi menjawab, ‘Iman adalah engkau beriman kepada Allah, malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, para Rasul-Nya, hari akhir dan beriman kepada takdir Allah yang baik dan yang buruk’.

Ia berkata, ‘Engkau benar’.

Dia bertanya lagi, ‘Beritahukanlah kepadaku tentang ihsan.’

Nabi menjawab, ‘Hendaklah engkau beribadah kepada Allah seakan-akan engkau melihat-Nya, kalaupun engkau tidak melihat-Nya, sesungguhnya Dia melihatmu.’

Lelaki itu berkata lagi, ‘Beritahukanlah kepadaku kapan terjadinya Kiamat.’

Nabi menjawab, ‘Yang ditanya tidaklah lebih tahu daripada yang bertanya.’

Dia pun bertanya lagi, ‘Beritahukanlah kepadaku tentang tanda-tandanya!’

Nabi menjawab, ‘Jika seorang budak wanita telah melahirkan tuannya; jika engkau melihat orang yang bertelanjang kaki, tanpa memakai baju (miskin papa) serta penggembala kambing telah saling berlomba dalam mendirikan bangunan megah yang menjulang tinggi.’

Kemudian lelaki tersebut segera pergi. Aku pun terdiam sehingga Nabi bertanya kepadaku, ‘Wahai Umar, tahukah engkau siapa yang bertanya tadi?’ Aku menjawab, ‘Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui.’

Beliau bersabda, ‘Ia adalah Jibril yang mengajarkan kalian tentang agama kalian’.”

(hadis riwayat Muslim)



Sumber: “Terjemah Hadits Arba’in An-Nawawi” oleh Imam An-Nawawi.

Cetakan tahun 2001, Jakarta: Al-I’tishom

Hadis ke-2”



Dikirim pada 17 November 2009 di HADIS-HADIS PILIHAN
Awal « 1 2 3 » Akhir
Profile

aku hidup di dunia ini hanya karena karunia ALLAH semata.alhamdulillah aku dilahirkan sebagai manusia,bkn hewan,menjadi muslim,bkn kafirin,dengan tubuh sempurna,tidak cacat.segala puji bagi ALLAH atas semua ini. More About me

Page
BlogRoll
Statistik
    Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 648.263 kali


connect with ABATASA